
Friday, December 10, 2010
Nikmati Hidup Ini

Friday, October 29, 2010
Pray For Indonesia

Thursday, October 07, 2010
..::Sanjungan::..

Wednesday, September 22, 2010
Nasi Lemak & Nasi Sapi Crispy


Jalan-jalan bersama pacar di Supermall Karawaci. Perut keroncongan dan saatnya untuk bersantap ria di malam yang indah ini. Hohoho... FeNFenD memesan Nasi Lemak dan si dia memesan Nasi Sapi Crispy. Makanan dihidangkan dan kamipun mulai menyantap makanannya... kriuk.. kriuk... bunyi sapi crispynya... kraus.. kraus.. bunyi ikan teri dari nasi lemak... mmm..... gurih nasi lemaknya dan rasa manis pedas serta asinnya sapi crispynya begitu terasa. Begitulah cerita makan malam bersama kekasih ala FeNFenD.
Salam FeNFenD
~(o^_^o)~
Chatterbox Fried Hainan Chick Rice & Fried Wonton Chicken



Chatterbox Emporium Pluit yang terletak di Sogo Emporium Pluit Mall lt. 1 tempatnya cukup bagus, tapi agak terlihat kecil dari luar karena bentuknya memanjang ke belakang. Jam menunjukkan pukul 20.45... ya cukup malam sih waktunya untuk makan malam. FeNFenD langsung memesan menu andalan chatterbox yaitu Chatterbox Fried Hainan Chick Rice ditambah dengan Fried Wonton Chicken. Ya dibilang soal rasa memang cukup memuaskan untuk Chatterbox Fried Hainan Chick Ricenya dan untuk Fried Wonton Chickennya ya lumayan lah, standard ke atas sedikit... hohoho (menurut FeNFenD loh). Ciao...
Salam FeNFenD
~(o^_^o)~
Friday, August 13, 2010
~SeMpUrNa~

Wednesday, July 28, 2010
Durian Pancake


Mie Goreng Seafood & Teh Susu


Ayam Bakar Spicy


Nasi Goreng Cakalang


Wednesday, July 07, 2010
VIRUS M4L45

Tuesday, August 04, 2009
Pangsit Ayam Putra Bengawan

Tuesday, July 07, 2009
Gudeg Ibu Taty

Location : Cipondoh (Perumahan Taman Royal 2)
Price : Rp. 13.000
Rating : 6.8/10
Wednesday, July 01, 2009
Yuraku Restaurant
Location : Mall Kelapa Gading 1
Price : Rp. 90.000 (All U Can Eat and Drink)
Rating : 6.5/10
~(o^_^o)~
Bakso Mas Bayu

Picture Taken : 27/12/2008 (12:30)
Location : Bandung (Pinggir Jalan Cihampelas)
Price : Rp. 7000
Rating : 7/10
Bakso yang dijual di sekitar daerah Cihampelas, Bandung. Rasanya lumayan. Kebetulan FeNFenD makan bakso itu tanpa mie dan bihun; cuma pake sayur, toge, bakso dan tahunya. ^o^
Salam FeNFenD
~(o^_^o)~
Tuesday, June 02, 2009
Tubuh
Halo semua.. Jumpa lagi di postingan pertama di bulan baru ini. Hohoho...Ok... ok... gak penting kali yah cerita di atas.. lewatin aja.. monggo mas, mbak, adik, kakak... Berhubungan dengan leher dan bahu, pas FeNFenD gosok gigi ada dengar suara radio gitu yang diputar mbak-mbak yang lagi nyapu. Lagi dengar Gain FM klo ga salah yang lagi membahas bagian tubuh wanita. WOW... Bahas ah.. mengenai body alias tubuh. Bagian tubuh yang penting bagi kita? Apakah itu?
Yuq kita baca dulu cerita di bawah ini:
Ibuku selalu bertanya padaku, apa bagian yang paling penting dari tubuh manusia? Bertahun-tahun aku selalu menebak dengan jawaban yang aku anggap benar. Ketika aku muda, aku pikir suara adalah yang paling penting bagi kita sebagai manusia, jadi aku jawab, "Telinga, bu" Tapi, ternyata itu bukan jawabannya.
"Bukan itu, Nak. Banyak orang yg tuli. Tapi, teruskanlah memikirkannya dan aku akan menanyakannya lagi nanti" Beberapa tahun kemudian, aku mencoba menjawab, sebelum dia bertanya padaku lagi. Sejak jawaban pertama, kini aku yakin jawaban kali ini pasti benar. Jadi, kali aku memberitahukannya. "Bu, Mata bu.. penglihatan sangat penting bagi semua orang, jadi pastilah mata kita." Dia memandangku dan berkata, "Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu masih salah karena banyak orang yg buta." Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari jawaban dari tahun ke tahun, ibu terus bertanya padaku beberapa kali dan jawaban dia selalu, "Bukan. Tapi, kamu makin pandai dari tahun ke tahun, anakku."
Akhir tahun lalu, kakekku meninggal. Semua keluarga sedih. Semua menangis. Bahkan, ayahku menangis. Aku sangat ingat saat itu, karena itulah saat kedua kalinya aku melihatnya menangis. Ibuku memandang ketika tiba giliranku untuk mengucapkan selamat tinggal pada kakek.
Dia bertanya padaku, "Apakah kamu sudah tau apa bagian tubuh yang paling penting, sayang?" Aku kaget ketika ibu bertanya pada saat seperti ini. Aku sering berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku. Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku, "Pertanyaan ini penting, ini akan menunjukkan padamu apakah kamu sudah benar-benar "hidup". Untuk semua bagian tubuh yg kamu beritahu padaku dulu, aku selalu berkata kamu salah dan aku telah memberitahukan kamu kenapa. Tapi, hari ini adalah hari dimana kamu harus mendapat pelajaran yang sangat penting."
Dia memandangku dengan wajah keibuan. Aku melihat matanya penuh dengan air. Dia berkata, "Sayangku, bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu. Aku bertanya, "Apakah karena berfungsi untuk menahan kepala?" Ibu membalas, "Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman atau orang yg kamu sayangi ketika mereka menangis. Kadang-kadang dalam hidup ini, semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma berharap, kamu punya cukup kasih sayang dan teman-teman agar kamu selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu membutuhkannya." Akhirnya, aku tahu, bagian tubuh yang paling penting itu.
-End-
Apa yang dapat kita petik dari cerita diatas? Klo menurut FeNFenD adalah tidak menjadi orang yang mementingkan diri sendiri. Tapi simpati terhadap penderitaan yang dialamin oleh orang lain. Orang akan melupakan apa yang kamu katakan. Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan. Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti... Ya itu yang FeNFenD dapat petik dari cerita diatas loh. Bagaimana dengan anda sekalian?
Satu lagi, kita harus bisa menghargai semua bagian tubuh kita. Dari Ujung Rambut, Sampai Ujung Jari Tangan dan Jari Kaki. (Benar kan kita punya tiga ujung dari tubuh kita? Jangan salah kaprah ama kalimat "Dari ujung rambut sampai dengan ujung kaki" Hohohoho.. masa kita lupakan ujung jari tangan kita? Hayoo.. make sense dunk?) Ingat harus rajin mandi dan bersih-bersih.
"Life is something to do when you can't get to sleep. "
Salam FeNFenD
~(o^_^o)~
Friday, May 29, 2009
_PosiTiVe ThiNkinG_
Yoo.. akhirnya FeNFenD bisa mencapai postingan ke 3 bulan ini. Today Topic is Positive Thinking? What is the meaning of Positive Thinking? Let's read the story below~Sebuah kisah nyata...
Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.
Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.
Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu :
"Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya.
"Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?"Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.
Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka.
Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi". Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak.
Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.
"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tsb.
"Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu membuka matanya "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?"
Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".
Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.
Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming). Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.
End Of Story
Contoh-contoh pengubahan sudut pandang :
1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.
2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.
4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.
5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.
6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan.
7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu
artinya saya masih mampu bekerja keras.
8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.
9. Untuk bunyi alarm keras jam 6 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup.
10. Untuk gosip-gosip yg menerpa saya, karena itu artinya saya adalah seorang aktor/artis yang terkenal, yang tidak lepas dari gosip. Hohoho... ^o^
Lanjutkan sendiri yah dari 11 sampai seterusnya... cape klo ketik kebanyakan contoh-contohnya nih. ^^v Hmm... apa lagi yah yang mau diketik... bingung juga nih ^^? Sekian aja deh.
Action and reaction, ebb and flow, trial and error, all of this is the rhythm of living.
Salam FeNFenD
~(o^_^o)~
Wednesday, May 13, 2009
Pendapat
Halo... Setelah beberapa kali FeNFenD menulis dan menceritakan tentang kerjaan.. kerjaan.. dan kerjaan.. yang mungkin akan membuat orang yang membaca blog FeNFenD ini merasa bosan. Yuq kita bahas tentang acara hiburan yang ditayangkan di pertelevisian Indonesia. Misalnya Sinetron.. Acara Pencarian Bakat.. Dll... Tapi yang menarik Perhatian FeNFenD belakangan ini adalah acara T** M***r yang ditayangkan salah satu TV Swasta Indonesia.Belakangan ini pertelevisian Indonesia diramaikan dengan tontonan/pertunjukan sulap. Ada pro dan kontra dari tontonan/pertunjukan. Ada yang mengatakan kalau itu membodohi masyarakat, ada yang bilang semua itu cuma skrenario, dll dll. Ya.. klo menurut FeNFenD sah-sah saja kok orang berpendapat begitu, tapi kadang pendapat-pendapat yang dinyatakan sangat menggelikan... Toh namanya acara hiburan kenapa perlu ada kata "membodohi masyarakat" itu.
Wednesday, May 06, 2009
Makna Pekerjaan
Yoo... Balik lagi bersama FeNFenD disini... Let's check this out 1st... :)Beberapa waktu yang lalu saya memberikan pelatihan mengenai sikap kerja disebuah hotel berbintang lima di Singapura. Salah satu peserta pelatihan adalah Pak Lim, seorang pria berusia 60 tahunan yang bekerja di hotel tersebut.Bagi saya pekerjaan sehari-hari Pak Lim sangatlah monoton dan membosankan. Setiap hari, dengan membawa sebuah daftar, dia mengecek engsel pintu setiap kamar hotel.
Saya akan menceritakan sedikit bagaimana tugas Pak Lim sebenarnya. Pak Lim memulai rangkaian tugasnya dengan mengecek engsel pintu pintu kamar 1001 dan memastikan bahwa engsel dan fungsi kunci pintu berfungsi dengan baik. Pengecekan yang dilakukannya bukanlah pengecekan "seadanya", namun pengecekan yang saksama di setiap engsel dan memastikan bahwa setiap pintu bisa dibuka-tutup tanpa masalah.
Untuk mengecek satu pintu saja, Pak Lim berulang kali membukan dan menutup pintu tersebut hanya untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. Barulah setelah puas, dia memberi paraf pada daftar yang dibawanya dan mengecek pintu kamar berikutnya, kamar 1002, dia melakukan hal yang sama, begitu seterusnya. Dalam sehari, Pak Lim bisa mengecek pintu 30 kamar.Anda tentu bertanya, berapa hari waktu yang dibutuhkan Pak Lim untuk mengecek pintu semua kamar di hotel itu. kurang lebih sebulan ! Tidak mengejutkan sebenarnya karena hotel berbintang lima ini memiliki sekitar 600 kamar.Tugas pengecekan Pak Lim dapat diibaratkan sebagai lingkaran. Setelah pintu kamar terakhir selesai dicek, Pak Lim akan kembali lagi kekamar pertama, kamar 1001.
Rangkaian tugas ini terus berjalan seperti itu, dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun demi tahun.Pekerjaan semacam ini jelas merupakan pekerjaan monoton, tanpa variasi dan membosankan! saya sendiri tidak habis pikir, bagaimana mungkin Pak Lim masih bisa cermat dan teliti mengecek setiap engsel pintu dalam menjalani tugas yang membosankan ini. saya membayangkan, seandainya saya sendiri yang diminta melakukan hal semacam ini, mungkin saya akan memeriksa setiap engsel sekedarnya saja.
Karena sangat penasaran, suatu hari saya bertanya kepada Pak Lim apa yang sebenarnya membuatnya begitu tekun menjalani pekerjaan rutin itu. Jawabannya sungguh diluar dugaan saya.Dia mengatakan,"James, dari pertanyaan Anda, saya bisa menyimpulkan bahwa Anda tidak mengerti pekerjaan saya. Pekerjaan saya bukan sekedar memeriksa engsel, tetapi lebih dari itu. Begini. Tamu-tamu kami di hotel berbintang lima ini jelas bukan orang sembarangan. Mereka biasanya adalah Kepala Keluarga, CEO sebuah perusahaan, Direktur atau Manajer Senior. Dan saya tahu mereka semua jelas bertanggung jawab atas kehidupan keluarga mereka, dan juga banyak karyawan dibawahnya yang jumlahnya mungkin 20 orang, 100 atau bahkan ribuan orang."Nah, kalau sesuatu yang buruk terjadi di hotel ini, misalnya saja kebakaran dan pintu tidak bisa dibuka karena engselnya rusak, mereka bisa meninggal didalam kamar.
Akibatnya bisa Anda bayangkan, pasti sangat mengerikan, bukan hanya untuk reputasi hotel ini, tetapi juga bagi keluarga mereka, karyawan yang berada dibawah tanggungan mereka.Keluarga mereka akan kehilangan sosok Kepala Keluarga yang menafkahi mereka dan karyawan mereka akan kehilangan sorang pimpinan senior yang bisa jadi mengganggu kelancaran perusahaan. Sekarang Anda mungkin dapat mengerti bahwa tugas saya bukan sekedar memeriksa engsel, tapi menyelamatkan Kepala Keluarga dan Pimpinan unit bisnis sebuah perusahaan.
Jadi, jangan meremehkan tugas saya."Saya benar-benar terperangah mendengar penjelasan panjang lebar Pak Lim. Dari situlah saya mengerti bahwa jika seseorang tahu benar makna dibalik pekerjaannya, dia akan melakukan pekerjaannya dengan bangga, dengan senang hati, dengan penuh tanggung jawab. Sebaliknya, seandainya saja Pak Lim tidak mengerti makna pekerjaannya, dia akan mengatakan bahwa tugasnya hanya sebagai tukang periksa engsel.
Sekarang, coba tanyakan pada diri sendiri. Apakah anda tahu benar makna dibalik pekerjaan Anda? Katakanlah Anda adalah seorang Staff, Kepala Bagian, Manajer unit bisnis, Kadiv, apakah Anda tahu makna dibalik pekerjaan anda sebagai seorang Staff, Kepala Bagian, Manajer atau Kadiv ?Ingatlah bahwa jika seorang tahu makna pekerjaannya, dia pasti akan melakukan pekerjaan dengan rasa bangga, dan yang terpenting, dia akan membuat pekerjaannya penuh arti, bagi dirinya, bagi keluarganya dan bagi perusahaannya.
By James Gwee
Bagaimana teman-teman yang sudah membaca cerita di atas? Ada masukan? Apakah anda termasuk orang seperti Pak Lim? atau mungkin anda punya makna lainnya? Ya semua berbalik lagi kepada anda sekalian. Salam FeNFenD.
"Being busy does not always mean real work. The object of all work is production or accomplishment and to either of these ends there must be forethought, system, planning, intelligence, and honest purpose, as well as perspiration. Seeming to do is not doing."
Thomas A. Edison
~(o^_^o)~
Thursday, April 30, 2009
Motivasi Kerja
29 April 2009 seseorang yang bekerja di perusahaan tempat FeNFenD bekerja mengundurkan diri. Beliau mengundurkan diri setelah puluhan tahun bekerja di perusahaan ini. Mengapa beliau mengundurkan diri? Apa sudah bosan, suasana kerja kurang mendukung, management perusahaan yang tidak cocok untuk karyawan, gaji kurang, fasilitas tidak memadai, atau ada perbedaan status karyawan (karyawan yang lebih junior mendapatkan sesuatu yang lebih daripada karyawan senior misalnya)?Terus sebelumnya karyawan-karyawan IT di perusahaan tempat FeNFenD bekerja ini rata-rata kerjanya sekitar 1 tahunan saja (Klo FeNFenD sampai sekarang kira-kira sudah bekerja 1 tahun 2 bulan). Kenapa umur kerja karyawan IT di perusahaan ini cuma 1 tahunan? Adakah yang salah dengan karyawannya atau ada yang salah dengan perusahaannya? Terus ada 1 lagi teman blog FeNFenD yang sudah bekerja sebagai "Bos Kecil" di perusahaan Orang Tuanya dan akhirnya dia resign juga jadi "Bos Kecil". (FeNFenD yakin pasti belum 10 tahunan dia bekerja di perusahaan itu) Apakah anak muda zaman sekarang mental dan tingkat kebosanan dalam bekerja sangat rendah atau motivasi kerja orang zaman sekarang yang tidak beres? Hmmm... Mari kita kesampingkan semua itu. Berikut ini FeNFenD mengutip dari internet tentang "Menjaga Motivasi Karyawan". Yuq dibaca...
2. Jangan menghina/merendahkan karyawan.
3. Jangan menganggap karyawan sebagai alat.
4. Jangan berlaku tidak adil.
5. Jangan hanya memikirkan diri sendiri.
6. Jangan ragu-ragu dalam mengambil keputusan.
7. Jangan melemparkan tanggung jawab.
8. Jangan kaku, namun jangan turunkan standar kualitas anda.
9. Jangan menunjukkan ketidakpercayaan.
10. Jangan acuh tak acuh pada karyawan.
Salam FeNFenD
